Tampilkan postingan dengan label Mimpi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mimpi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 November 2011

TENDER CARE Lip Balm - KECIL...TAPI HEBAAATTT

TENDER CARE, SI KECIL...TAPI HEBAATTTT




Aku mempunyai seorang keponakan yang memiliki kulit sensitif. Dingin sedikit, kulitnya gatal. Debu sedikit, kulitnya langsung memerah dan ujung-ujungnya kering dan mengelupas. 

Suatu hari, adikku (yang sudah sejak tahun 2008 menjadi member Oriflame) menyarankan agar menggunakan Tender Care pada kulit kering yang mengelupas itu, karena biasanya dia gunakan untuk melembabkan bibirnya yang kering atau sariawan.

Percaya atau ga, kulit keponakanku itu yang tadinya mengelupas jadi lembut dan kulit keringnya terlepas tanpa efek sakit atau efek apapun. Padahal, biasanya untuk mengobatinya Dia menggunakan salep khusus yang dipesan langsung dari seorang dokter kulit langganannya, yang harganyapun cukup mahal.

Sejak itu, keponakanku mengganti salep dokter dengan Tender Care. Dan seolah-olah, Tender Care jadi barang yang "WAJIB" untuk keluarga kami miliki. Karena khasiatnya Multiguna banget!
Selain untuk kulit kering, Tender Care yang fungsi utamanya untuk menjaga kelembaban dan melembutkan kulit bibir, berguna juga untuk sariawan, bekas luka/koreng, luka bakar, juga melembutkan dan mengurangi warna kehitaman disekitar siku, lutut, mata kaki ataupun tumit.



Sayangnya, Adikku itu member Oriflame yang ga begitu aktif. Maklum wanita karir, selain itu dia mempunyai beberapa pekerjaan lain. Lalu Beliau menawarkanku untuk bergabung di Oriflame. Awalnya, jujur saja aku tidak tertarik, alasannya bisnis ini berbentuk MLM alias Multi Level Marketing.

Karena Adikku itu tahu banget kalo aku paling malas, malah tepatnya paling Anti bila harus berbisnis MLM atau kerja dengan harus merayu atau cuap-cuap, lalu Beliau mengusulkan mengikuti bisnis Oriflame yang Online. MLM juga loh, tapi cara kerjanya bedaaaa banget sama MLM lainnya yang pernah aku tahu.

Adikku menganjurkan mencari informasi lewat internet. Dari sanalah aku mengenal DBC Network yang jadi mata pencaharianku dari rumah, bisnis favoritku, dan harapan Besarku. Karena di DBC Network yang memang menjual produk kecantikan Oriflame ini, perjalananku menuju MIMPI BESARku dimulai.
Syukur alhamdulillah karena produk ini aku mengalami perubahan hidup yang luar biasa dasyat! Bukan produk murah saja yang aku dapat tapi aku bisa punya penghasilan jutaan perbulan dari bisnis Oriflame dan semua aku lakukan hanya dari rumah saja.


Jadi, karena Tender care oriflame-lah aku mengenal DBC NETWORK.

Sekilas mengenai TENDER CARE Lip Balm :

Tender care oriflame, berbahan dasar madu alami yang di formulasi untuk mengurangi kekeringan dan mengembalikan kehalusan dan kelembutan kulit. Tender Care Oriflame merupakan produk paling larisnya Oriflame.

Harganya relatif murah. Harga Normal Rp. 34.500,-. Murah kan?!
Apalagi kalau Anda jadi member Oriflame juga, keuntungannya Anda akan mendapat discount atau potongan harga sampai 30%. Buat mereka yang suka menggunakan tender care dan menyetoknya dalam jumlah banyak, kan lumayan tuh.

Oya, kenapa harus punya stock? karena si kecil mungil ini lakuuu bangett!! cepet abisnya! mungkin, banyak juga yang merasakan khasiat dari tender care ini ya.

Oke, buat jeng,bunda,nona,guys(juga boleh kok) yang berminat menggunakan, boleh kok pesan ke aku (Nahh..kalo orderan gini ga nolak deh). Hubungi aja aku by email : indri_ma3@yahoo.co.id 



Seniman Muda dan Lukisannya





Sekali waktu ada seorang pelukis / seniman muda yang baru saja menyelesaikan kursus. Kemudian, selama 3 hari, Dia meluangkan waktunya untuk melukis sebuah pemandangan yang indah. Dia ingin mengetahui pendapat orang tentang kemampuan dan keterampilan melukisnya. Maka, Dia menaruh Karyanya itu di perempatan jalan yang ramai dilewati orang. 

Dibawah lukisannya Dia menulis : Aku yang melukis lukisan ini. Karena  baru untuk profesi ini, aku mungkin telah melakukan beberapa kesalahan dalam lukisan ini. Silahkan memasang tanda silang (X) bila Anda melihat bagian itu. Kemudian Dia pulang ke rumah.

Malam harinya, dia menengok lukisan yang dia pajang di persimpangan jalan itu. Dan betapa hancur hatinya ketika mengetahui lukisannya telah PENUH dengan Tanda Silang, bahkan memenuhi semua bagian lukisan tersebut. Beberapa orang bahkan menulis komentar mereka mengenai lukisan itu dengan komentar menghina. 
Dengan  sedih dan patah hati, Dia berlari menemui guru lukisnya dan menagis sejadi-jadinya. Sambil terisak-isak, seniman muda itu menceritakan apa yang telah dialaminya pada gurunya. Dia merasa jadi manusia tercela dan tidak berguna, dan tidak layak lagi menjadi seorang pelukis. "Orang-orang menolak saya sepenuhnya. Aku merasa seperti sekarat" ratapnya pada gurunya. 
Guru tersenyum dan menyarankan "Anak-Ku, Aku akan membuktikan bahwa kamu adalah seorang seniman besar dan telah belajar melukis dengan sempurna. Lakukan saja seperti yang saya ajarkan, tanpa mempertanyakannya.. apa Ini AKAN bekerja?!" 
Seniman muda ragu untuk setuju, dan dua hari kemudian dia perlihatkan replika lukisan sebelumnya kepada gurunya. Guru mengangguk dan tersenyum. "Ikut aku" katanya pada seniman muda itu.
 
Mereka sampai di perempatan tempat seniman muda itu memamerkan lukisan itu sebelumnya. Lalu, gurunya menulis beberapa kata dibawah lukisan itu : "Saudara-saudara, Aku telah melukis bagian ini. Karena aku baru untuk profesi ini, aku mungkin telah melakukan beberapa kesalahan dalam lukisan ini. Aku telah menempatkan sebuah kotak dengan cat warna dan kuas di bawah ini.  Harap melakukan bantuan, Jika Anda melihat kesalahan, silakan mengambil kuas dan memperbaikinya.. "  

Setelah itu, Guru dan murid berjalan kembali ke rumah. 
Malam harinya, mereka kembali ke tempat lukisan itu lagi. Betapa terkejutnya seniman muda itu, melihat bahwa sebenarnya tidak ada koreksi pun yang dilakukan sejauh ini. 

Hari berikutnya lagi, mereka mengunjungi dan menemukan lukisan tetap tak tersentuh. Sampai waktu berjalan sebulan kemudia, tidak ada satu coretan lain dilukisan itu!. Akhirnya, mereka membawa lukisan itu pulang, dan menyimpannya untuk sebuah Pameran Lukisan di waktu mendatang.

 
Intinya :Mengkritik, Itu soal paling mudah! Tapi Berbuat atau melakukannya, itu soal yang lain dan tidak mudah. Jadi jangan menyepelekan kerja orang lain, juga jangan meresa tertekan bila mendapat kritikan. Karena HAKIM YANG BAIK ADALAH DIRI KITA SENDIRI.



LEGENDA MUSIK INDONESIA : DHIEMAS A.S.

Innalillahi wainnailahi roojiuun. Telah Berpulang salah satu pencipta lagu Hit Maker di era 90-an pada tgl. 26 July 2020 di Bandung. Tidak b...