Tampilkan postingan dengan label kesadaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesadaran. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Juli 2020

Mencari Jawaban Bagi Diri

Lama ga buat postingan di blogku ini. maaf aku ga merawatmu dengan baik myblog.
tapi kali ini aku cuma pengen curhat. saat meraa sendiri, saat merasa ga ada yang bisa ngerti, saat ga ada tempat berkeluh kesah, bahkan pada Tuhan sekalipun. Jangan dulu menghakimiku karena aku berpikir seperti itu. Karena kalian tidak mengalami banyak kejadian yang aku alami. Hingga pada titik ini, aku benar-benar merasa putus asa.

Selama hidup, (rasanya, dan selalu kuusahakan) berjalan dijalur yang benar. sesekali memang "miring", tapi aku bukan orang yg mudah terlena dengan hal asyik tapi berdosa. Selalu ada hal yang mengingatkan atau yang menggerakkan hatiku, bahwa aku tidak seharusnya seperti ini, atau tidak seharusnya aku berada disini.

Duh..tiba-tiba aku ingin berhenti melanjutkan tulisan ini. Aku bingung harus memulai dari mana hingga aku berpikir tak ada artinya aku hidup ini. tapi sambil menunggu kantuk, aku tulis aja yang ada diotakku saat ini.

Kadang aku merasa Tuhan tidak adil. Kadang aku bertanya, Tuhan, apalagi setelah ini??? karena kerap kejadian menyakitkan datang bertubi-tubi. Ketulusan yang aku berikan sering kali berbalas dengan pengkhianatan. Lalu aku memaafkan dan memaklumi. Tapi lagi2 aku jatuh dilubang yang sama.

Kalo dipikir lagi, sejak kecil aku seperti manusia yang tidak pernah dikehendaki keberadaannya. Aku mandiri sejak kecil. Dulu saat aku SD, dan saat orang tuaku sering bertengkar dan ingin bercerai, aku selalu berusaha melindungi adik2ku dengan mengunci mereka di kamar, sementara aku memisahkan perkelahian ibu ayah. 

Broken Home?? mungkin iya. Tapi broken home selalu dianggap negatif orang. Sejak dulu pelarianku adalah menulis, dan main musik. Aku tidak terlibat Narkoba meski lingkunganku mayoritas pemake. Aku juga bukan perempuan yang gampang jatuh cinta, punya pacar banyak, meski lingkunganku 99 persen laki-laki. Aku justru merasa terlindungi berada diantara mereka. Ga mikir yang aneh-aneh. 

Ga munafik, pernah naksir dalam diam pada seseorang. Tapi aslinya, aku memang ga pe-de. minder.
Kalo cowoknya keliatan tampan, asik, humoris, banyak yang suka, aku malah mundur alon-alon. meski tau dia suka aku.

Tapi akhirnya aku menikah dengan orang yang dulu aku bela-bela, tapi pada akhirnya memperlakukanku seperti sampah. Kapan-kapan kalo lagi mood, aku ceritain deh bagian itu. Sekarang aku ingin tulis soal pencarianku akan Tuhan.

Kadang terlalu banyak kejadian menyakitkan, aku berpikir, apa yang salah pada diriku. Bagian mana yang harus kubenahi dalah hidupku. Lalu Aku berusaha mendekatkan diri padaNya. Tapi setelah itu, kejadian lebih besar dan lebih menyakitkan datang lagi. Katanya makin tebal iman seseorang, makin banyak ujiannya. Dulu aku berpikit begitu. Bahkan menasehati temen2 juga seperti itu.

Tapi sekarang, sesuatu terjadi padaku. Kegelisahanku ga bisa dibendung lagi. Lalu aku bertanya pada Tuhan : Tuhan, ini ujian atau hukuman?? apa lagi setelah ini. Sebegitu bencikah Kau padaku? Lalu untuk apa Kau ciptakan aku, Untuk apa aku dilahirkan? Kalo aku ada hanya untuk hidup terhina seperti ini, kenapa kau biarkan aku melakukan ini itu dengan jerih payah. Dengan Total, meski aku sering terjatuh, aku selalu bangkit lagi.

Aku membantu orang lain, aku berbuat sesuatu untuk orang banyak. Aku ga pernah berhitung. Aku bagikan keahlian keterampilanku pada orang banyak, tanpa berhitung dan meminta bayaran, Meski aku ditikam dari belakang, aku terus melakukan itu. 

Aku membantu usaha teman yang terpuruk hingga kembali berdiri, meski akhirnya aku hanya dikhianati dan diperalat. itu terjadi berulang-ulang dan aku tidak pernah berhenti hanya karena aku dikhianati.

Hingga ketika suami yang menikahiku selama 18 tahun, membuangku ke jalan tanpa uang sepeserpun. 18 tahun aku memenuhi kebutuhan sendiri bukan dari suami aku ga komplen meski kesal dan marah. Aku disia-siakan, aku tetap setia padanya meski sudah tidak memiliki rasa. karena anak2!! Banyak hal ekonomi juga yang kubantu untuk keluarga, aku ga pernah berhitung.

Hingga aku dipercaya mengurus beberapa komunitas, lalu aku difitnah mantan suami karena selingkuh dan ga becus ngurus anak. Padahal meski aku sakit bahkan kecelakaan, aku tetap antar jemput anak, sementara dia pulang ke rumah ibunya.

Yang paling menyakitkan, ternyata 18 tahun pernikahanku tidak pernah tercatat di negara. Aku ditipu, dikadalin, dicampakan, dibuang dan terpaksa berpisah dengan anak-anak. Itu terpaksa aku lakukan, karena mantan ga mau rugi soal duit. Kalo anak-anak ikut aku, nanti duitnya aku yang make katanya. Jadi kalo anak-anak ikut aku, dia ga mau kasih nafkah.

Aku putuskan dalam perjanjian, sementara anak-anak ikut dia. Daripada mereka hidup susah ma aku. Meski akhirnya aku kost dekat rumah supaya tetap bisa mengawasi mereka. Dan datang setiap kali mereka butuhkan.

Banyak ketidak adilan yang aku rasakan. Semua pengorbananku rasanya ga ada artinya. Aku seperti manusia sampah. Lagi-lagi aku bertanya pada Tuhan, apa aku masih bisa berharap padaMu? apa doa-doaku dan kedzoliman yang aku alami, akan terus Kau abaikan?? Apa Kau ada Tuhan?? 
Lalu aku mulai menganggap Tuhan seperti mereka-mereka, manusia-manusia yang mempermainkan hidup dan harapanku. Perjuanganku. Seperti manusia-manusia yang aku anggap jahat. Lalu aku ini apa, kalo Tuhan aja JAHAT ke aku??

Kadang aku seperti orang gila. Aku menangis sendiri, bicara sendiri seolah-olah Tuhan ada didepanku. Tapi kata-kataku tak didengar.....Tuhan berpaling dariku...Lama-lama aku bisa jadi gila beneran..

Lalu aku tanya Tuhan lagi. Tuhan, anakku anak-anak yang baik. Yang tidak pernah menuntut ini itu, apa Kau ingin membuat mereka juga terhina kalo aku jadi gila??

Meski begitu, aku tak pernah mengungkapkan kegelisahanku ini pada mereka. Juga keluarga (adik2 dan ayah). Mereka taunya aku baik-baik aja. Ayah ga pernah khawatir ke aku, karena beliau menganggap aku pasti selalu bisa mengatasi setiap persoalan. Kadang dia lupa, aku juga manusia biasa. Butuh ditegur, diingatkan, diperhatikan, dipedulikan.

Aku udah mulai pusing nih..kepala terasa berat. mungkin aku perlu istirahat dan rebahan dulu. next time aku cerita lagi, kalo laptop pinjaman ini ga cepet diambil mantan suami. Karena dia sepertinya mau bikin aku sengsara dengan tidak memiliki apa-apa, dan melakukan yang membuatku senang, 
nulis di HP?? kalo HPnya sehat mungkin bisa, Hp warisan selalu bekas punya anak-anak. Kadang hp mencet2 sendiri. Paling kesel kalo ada urusan penting, HP ga bisa diajak kompromi sehat dulu bentaran. Rasanya pengen banting. Tapi kalo aku banting nanti aku ga punya HP lagi. Beli darimana duitnya. Apalagi kondisi pandemi seperti ini, bikin ruang gerak terasa makin sempit.

udah dulu ah nulisnya. Dua hari lalu aku ke klinik, tensi darahku rendah banget. Kata dokternya gejala typus. Ga boleh kecapean dulu ya, jangan begadang, kurangin ngopi. Mungkin keleyengan ini gara-gara penyakit itu juga ditambah perut lapar dan kurang tidur.

aku rehat dulu. denger musik moga bikin aku ngantuk. Kemarin-kemarin denger syalawatan. Aku berhenti dulu, sambil mencari jawaban pada hatiku, apa aku masih bisa mempercayai adanya Tuhan atau aku hanya percaya di dunia hanya ada 2 hal, baik atau butuk. Tanpa Tuhan....

ga usah sewot deh yang baca. badan lagi sakit, jadi sensi dan kejadian buruk datang terus menerus. perut lapar, usaha apa aja buntu. mungkin besok aku bisa berubah pikiran. 

met rehat myblog. juga kalian yang baca. sehat sll ya

Senin, 04 Maret 2013

Yang Terpikir Hari ini....



Manusia bisa saja lupa pada apa yang pernah diucapkannya,
juga lupa pada apa yang pernah dilakukan...

Tapi banyak orang yang tidak bisa lupa apa yang orang lain perbuat pada hatinya......

-Matrie-

Jumat, 15 Juni 2012

Berurusan Dengan Anak yang Gagal Dalam Ujian



Ujian, bagi sebagian besar pelajar adalah malam yang panjang, hari yang melelahkan dan pikiran yang menyakitkan adalah apa yang anak-anak sekolah. Tes, Ulangan harian, ujian sekolah dan ujian perguruan tinggi, kebanyakan anak-anak dan remaja tiba-tiba jadi sibuk, belajar dan belajar untuk mempelajari tingkat terbaik untuk mencapai hasil maksimum dengan nilai tinggi pada sertifikat/raport.


Ketika hari itu tiba, hari dimana hasil ujian  akan diumumkan, hampir semua anak-anak, remaja dan orang tua itu adalah waktu mengeluhkan gigi, bolak-balik ke toilet karena cemas menunggu hasil ujian dan kemungkinan yang akan terjadi.



Akan ada air mata sukacita ketika melihat raport dengan nilai-nilai yang baik. Tapi bila ternyata  sesuatu yang buruk terjadi seperti nilai yang buruk, atau gagal dengan harus tinggal kelas,  apa yang harus orang tua lakukan untuk sang anak?

Berikut beberapa saran bagaimana orang tua harus bersikap dan memberi pengertian dengan lembut dan perlahan pada anak-anak tercinta yang mengalami kegagalan tersebut : 

1. Kegagalan adalah batu loncatan untuk sukses. Beritahu anak bahwa Ibu/Bapak masih mencintainya. Dan kegagalan itu bukanlah akhir dari segalanya karena selalu ada waktu berikutnya untuk mencapai sesuatu yang lebih besar.

2. Jika anak Anda telah gagal dalam ujian, tetap tunjukkan dukungan pada anak meskipun ini membunuh harapan orang tua. Tetap berada di samping anak dan mendorong dia, membantu anak-anak belajar dari kegagalannya.


3. Pada masa-masa seperti itu, jangan memaksakan ide-ide dan aturan pada anak-anak. Pada periode tersebut, kerangka pikiran mereka tidak stabil dan dengan memaksakan cara-cara untuk belajar hanya akan menghambat pikirannya. Jangan dibebani dengan target-target yang hanya akan membuat frustasi. Buat anak-anak tetap nyaman, sekalipun anak-anak telah gagal dalam ujian.

4. Buatlah anak-anak memahami bahwa kegagalan adalah bagian dari realitas dan yang harus diterima. Menjadi pendengar dari keluhan sang anak, akan sedikit mengurangi tekanan. Lakukan dengan lemah lembut.

5. Jika anak telah gagal dalam ujian, jangan membuat kesalahan dengan memperolok, atau merendahkannya karena anak-anak akan langsung berpikir bahwa mereka akan mendapatkan lebih dari itu kelak. Situasi ini membutuhkan waktu untuk menyembuhkan kekecewaan dan hanya akan memudar jika orang tua lebih dekat dengan anak, membantu melalui periode kegagalan.

 6. Jika anak telah gagal dalam ujian itu, tidak pernah meninggalkan anak sendirian di setiap titik waktu tertentu karena mereka mampu melakukan sesuatu yang bodoh.

 7. Sebagai orang tua, tidak diragukan lagi jika merasa kecewa setelah anak  telah gagal dalam ujian. Tapi, jika Anda berpikir, sebagai orang tua merasa tidak baik dalam menangani situasi, mintalah bantuan. Dan bantuan yang terbaik adalah dari seorang psikolog!

Sabtu, 24 Maret 2012

Inspiration Story : Good Friends








A farmer had some puppies he needed to sell. He painted a sign advertising the 4 pups and set about nailing it to a post on the edge of his yard. As he was driving the last nail into the post, he felt a tug on his overalls. He looked down into the eyes of a little boy.

"Mister," he said, "I want to buy one of your puppies."

"Well," said the farmer, as he rubbed the sweat off the back of his neck, "These puppies come from fine parents and cost a good deal of money."

The boy dropped his head for a moment. Then reaching deep into his pocket, he pulled out a handful of change and held it up to the farmer.

"I've got thirty-nine cents.. Is that enough to take a look?"

"Sure," said the farmer. And with that he let out a whistle. "Here, Dolly!" he called.

Out from the doghouse and down the ramp ran Dolly followed by four little balls of fur.






The little boy pressed his face against the chain link fence. His eyes danced with delight. As the dogs made their way to the fence, the little boy noticed something else stirring inside the doghouse.

Slowly another little ball appeared, this one noticeably smaller. Down the ramp it slid. Then in a somewhat awkward manner, the little pup began hobbling toward the others, doing its best to catch up...

"I want that one," the little boy said, pointing to the runt. The farmer knelt down at the boy's side and said,"Son, you don't want that puppy. He will never be able to run and play with you like these other dogs would."

With that the little boy stepped back from the fence, reached down, and began rolling up one leg of his trousers.

In doing so he revealed a steel brace running down both sides of his leg attaching itself to a specially made shoe.

Looking back up at the farmer, he said, "You see sir, I don't run too well myself, and he will need someone who understands."

With tears in his eyes, the farmer reached down and picked up the little pup.

Holding it carefully he handed it to the little boy.

"How much?" asked the little boy... "No charge,"answered the farmer, "There's no charge for love."

The world is full of people who need someone who understands.








WE DON'T HAVE TOO MANY FRIENDS............JUST GOOD FRIENDS  


Jumat, 16 Maret 2012

Never Give Up!



One day I decided to quit... 
I quit my job, my relationship, my spirituality. ..
I wanted to quit my life.
 
I went to the woods to have one last talk with God.
 

'God', I asked, 'Can you give me one good reason not to quit?'
 
His answer surprised me...
 
'Look around', He said. 'Do you see the fern and the bamboo?'
 'Yes', I replied. 
'When I planted the fern and the bamboo seeds,
I took very good care of them.
 I gave them light. I gave them water.
The fern quickly grew from the earth.
 
Its brilliant green covered the floor.
 
Yet nothing came from the bamboo seed.

But I did not quit on the bamboo.
 

In the second year the Fern grew more vibrant and plentiful.
 
And again, nothing came from the bamboo seed.

But I did not quit on the bamboo', He said.
 

'In year three, there was still nothing from the bamboo seed.
 But I would not quit. 

In year four, again, there was nothing from the bamboo seed.

I would
 not quit.' He said. 

'Then in the fifth year a tiny sprout emerged from the earth. Compared
 to the fern it was seemingly small and insignificant. ..

But just 6
 months later the bamboo rose to over 100 feet tall. 
It had spent the five years growing roots.
Those roots made it strong and gave it what it needed to survive.
 
'I would not give any of my creations a challenge it could not handle.'
 

He asked me.

'Did you know, my child, that all this time you have been struggling, you have actually been growing roots'.
 

'I would not quit on the bamboo.

I will never quit on you.' 
'Don't compare yourself to others.'


He said.

'The bamboo had a different Purpose than the fern. Yet they both make the forest beautiful.' 
'Your time will come',


God said to me.
 'You will rise high' 
'How high should I rise?'
  I asked. 
'How high will the bamboo rise?' He asked in return.
 
'As high as it can?' I questioned.
 
'Yes.'

He said,

'Give me glory by rising as high as you can.'
 

I left the forest and brought back this story.

I hope these words can help you see that God will never give up on you. 

Never, Never, Never Give up.
 

For Prayer is not an option but an opportunity.
 
Don't tell the Lord how big the problem is,
 
tell the problem how Great the Lord is!
 

Heaven’s door opened this morning,

God asked me...

My CHILD...
 what can I do for you?'
and I said

'Protect and bless the one reading this message.
 
God smiled and answered
...
'REQUEST GRANTED'


This message is now in your hands.
 
What will YOU do with it?

send this to  people so they too will have their

lives in God's hands



 

Rabu, 14 Maret 2012

The Brick

A young and successful executive was traveling down a neighborhood street, going a bit too fast in his new Jaguar.. He was watching for kids darting out from between parked cars and slowed down when he thought he saw
something.

As his car passed, no children appeared. Instead, a brick smashed into the Jag's side door! He slammed on the brakes and backed the Jag back to the spot where the brick had been thrown.

The angry driver then jumped out of the car, grabbed the nearest kid and pushed him up against a parked car shouting,

'What was that all about and who are you? Just what the heck are you doing? That's a new car and that brick you threw is going to cost a lot of money. Why did you do it?' The young boy was apologetic. 'Please, mister...please, I'm sorry but I didn't know what else to do,' He pleaded. 'I threw the brick because no one else would stop....' With tears dripping down his face and off his chin, the youth pointed to a spot just around a parked car.. 'It's my brother, 'he said 'He rolled off the curb and fell out of his wheelchair and I can't lift him up.'

Now sobbing, the boy asked the stunned executive, 'Would you please help me get him back into his wheelchair? He's hurt and he's too heavy for me.'

Moved beyond words, the driver tried to swallow the rapidly swelling lump in his throat... He hurriedly lifted the handicapped boy back into the wheelchair, then took out a linen handkerchief and dabbed at the fresh
scrapes and cuts. A quick look told him everything was going to be okay. 'Thank you and may God bless you,' the grateful child told the stranger. Too shook up for words, the man simply watched the boy! push his wheelchair-bound brother down the sidewalk toward their home..

It was a long, slow walk back to the Jaguar.The damage was verynoticeable, but the driver never bothered to repair the dented side door. He kept the dent there to remind him of this message: 'Don't go through life so fast that someone has to throw a brick at you to get your attention!' God whispers in our souls and speaks to our hearts Sometimes when we don't have time to listen, He has to throw a brick at us. It's our choice to listen or not.

Read this line very slowly and let it sink in...
"If God brings you to it, He will bring you through it". 




Kamis, 09 Februari 2012

Kehidupan...Tidak Dapat Diprediksi



Segala sesuatu dalam hidup adalah sementara, semua bisa berubah dalam seketika...

Itu sebabnya dibutuhkan keberanian besar untuk mencintai hidup , juga keimanan yang dipegang untuk selamanya...

Hidup ini seperti tetes embun pagi di atas rerumputan, mentari tiba embunpun hilang. Kebenaran yang hakiki sesungguhnya MULIA.
Cobalah untuk mengerti orang lain, bukan sekedar mengerti hanya kata-kata mereka.

 ============================================
Eva Ekvall, adalah  mantan MissVenezuela sebagai Juara ketiga dalam kontes Miss Universe pada tahun 2001, meninggal karena kanker payudara saat berusia 28.



Saat berumur 17 tahun, Ekvall dinobatkan sebagai Miss Venezuela 2000, dan 3 tahun berikutnya menjadi  runner-up  Miss Universe Pageant. Dia juga terdaftar sebagai salah satu wanita terseksi yang paling cantik secara alami. Sebagai seorang Buddhis, Dia adalah orang  pertama non -Kristen yang telah memenangkan gelar Miss Venezuela.



Ekvall menikah dengan produser radio Yohanes Fabio Bermudez. Mereka dikaruniai 2 putri cantik. Bulan Februari 2010, hanya beberapa bulan setelah melahirkan herchild, Ekvall didiagnosa menderita kanker payudara stadium lanjut, dan menjalani delapan bulan pengobatan  termasuk kemoterapi, radioterapi dan mastektomi doubleradical.







Tahun lalu, dia mengatakan kepada surat kabar El Nacional tentang pencegahan kanker. Dan model tersebut menjelaskan, "Aku benci melihat foto disaat aku terlihat begitu buruk. Tapi, Anda ataupun saya tidak akan pernah tahu biarpun saya seorang Miss Venezuela".




Dia terus mengabadikan pengalamannya ini dalam sebuah album foto, Fuera de Foco (Out of Focus), dirilis pada Desember 2010. Dia kemudian menjadi sebuah SenosAyuda advocatefor, kelompok sosial akan kesadaran kanker.



menjelang hari-hari terakhirnya ...








Dalam posting Twitternya,  suami Eva menunjukkan secara close-up saat tangannya memegang jemari istri yang paling dikasihinya itu. Dan dia menulis : "Always together ... Aku mencintaimu istriku".




Menurut Huffington Post, keluarganya telah mengkonfirmasikan, bahwa model tersebut meninggal di sebuah rumah sakit di Houston, Sabtu (Desember 17, 2011).




Selasa, 17 Januari 2012

Jadilah Pemenang!!







1] Doa bukan "ban serep" yang kau lakukan hanya ketika dalam kesulitan, tetapi merupakan "kemudi" yang keseluruhannya mengarah ke jalan yang benar.

2] Tahu kenapa kaca depan mobil  begitu besar & kaca spion  sangat kecil? Karena MASA LALU kita tidak sepenting MASA DEPAN kita. Jadi, Pindahkan Pandangan ke Depan.

3] Persahabatan adalah seperti sebuah BUKU. Dibutuhkan beberapa detik untuk membakar, namun butuh bertahun-tahun untuk menulis.

4] Semua hal dalam hidup ini sementara. Jika berjalan dengan baik, NIKMATILAH!, karena ini bisa jadi yang terakhir. Jika ada yang tidak beres, JANGAN KHAWATIR!, itu pun tidak akan bertahan lama.

5] Teman Lama Emas! Teman baru Berlian! Jika  mendapatkan Berlian, jangan lupakan Emas! Karena untuk mendapatkan Berlian, kamu perlu punya dasar Emas!

6] Sering kali ketika kita kehilangan harapan dan berpikir ini adalah akhir dari segalanya, ALLOH tersenyum dari atas dan berkata, "Tenang, Indrie Sayang, itu hanya sebuah tikungan, bukan akhir!

7] Ketika ALLOH memecahkan masalahmu , Kamu memiliki iman dan keyakinan dalam kuasaNya. Ketika ALLOH tidak memecahkan masalahmu, Dia memiliki imandan keyakinan akan kuasa dan kemampuanmu.
 
8] Apa ada yang lebih buruk daripada kehilangan penglihatan mata?", "Ya, kehilangan visimu!"

9] Ketika  berdoa bagi orang lain, Alloh mendengarkanmu dan memberkati mereka. Ketika kamu merasa bahagia dan diberkati, ingatlah bahwa seseorang entah dimana dan siapa,telah berdoakanmu.

10] Jangan khawatir akan hari esok, bersyukurlah untuk hari ini.
  -

Sabtu, 14 Januari 2012

Cerita : Dia Lebih Sulit Dibanding Kamu...



Seorang dokter masuk rumah sakit di terburu-buru setelah dipanggil untuk sebuah operasi yang mendesak. Dia menjawab panggilan secepatnya, berganti pakaian dan pergi langsung ke ruang operasi. Ia menemukan seorang ayah yang gelisah bolak-balik di lorong rumah sakit sedang menunggu dokter. Setelah melihatnya, ayah itu berteriak:
"Mengapa Anda begitu terlambat datang? Tidakkah kau tahu bahwa kehidupan anak saya dalam bahaya? Apa kau tidak punya rasa tanggung jawab!?"

Dokter tersenyum dan berkata:
"Saya minta maaf, saya sedang tidak berada di rumah sakit dan saya datang secepat mungkin yang  saya bisa setelah menerima panggilan. Dan sekarang, aku ingin kau tenang sehingga saya bisa melakukan pekerjaan saya"

"Tenang?! Bagaimana jika anak Anda berada di ruangan ini sekarang, Apa Anda juga bisa tenang? Jika anak Anda sendiri meninggal sekarang, apa yang akan Anda lakukan??"Kata ayah itu dengan sangat marah.

Dokter itu tersenyum lagi dan menjawab: "Saya akan mengucapkan Innalilahii wainnailaihi roojiuun..karena, semua yang ada akan kembali padaNya. Seorang dokter tidak dapat memperpanjang hidup. Pergi dan berdoalah bagi kesembuhan putra Anda, kami akan melakukan yang terbaik dengan ridho Alloh"

"Saat seperti ini, Anda masih bisa memberi saran. Memberi saran itu perkara mudah.." gumam ayah.

Akhirnya, operasipun berjalan beberapa jam. Setelah itu, dokter keluar wajah bahagia,
"Syukurlah, anak Anda selamat!" Dokter itu langsung pergi, tanpa lagi menunggu pertanyaan Ayah itu yang masih penasaran dengan keadaan anaknya. Sambil berjalan pergi, dokter itu berkata : "Jika Anda memiliki pertanyaan, tanya saja  perawat!"

"Kenapa dia begitu sombong? Dia tidak bisa menunggu beberapa menit sehingga saya bertanya tentang keadaan anak saya " Komentar ayah, ocehnya pada perawat beberapa menit setelah dokter pergi.

Perawat itu menjawab, air mata turun diwajahnya : "Putranya meninggal kemarin dalam sebuah kecelakaan di jalan, dia berada di pemakaman ketika kami memanggilnya untuk operasi anak Anda. Dan sekarang bahwa ia menyelamatkan nyawa anak Anda. Dia terbutu-buru untuk pulang untuk menyelesaikan pemakaman anaknya"


 

Kamis, 12 Januari 2012

Apakah Aku Menikah Pada Orang Yang Tepat?




Apakah Aku menikah dengan orang yang tepat ?
Berikut jawabannya :

SETIAP ikatan memiliki siklus. Pada awalnya, Anda jatuh cinta dengan pasangan Anda. Anda cepat tanggapi panggilan pasangan Anda, menginginkan sentuhannya, dan menyukai keanehan2nya.

Jatuh cinta dengan pasangan Anda itu tidak sulit. Bahkan, itu adalah pengalaman yang sepenuhnya alami dan spontan. Anda tidak perlu melakukan apapun. Itu sebabnya ini disebut "jatuh cinta"... 

Seperti umumnya orang yang kasmaran, seolah-olah Anda bertekuk-lutut pada kekuasaannya. Jatuh cinta itu mudah. Ini pengalaman pasif dan spontan. Tapi setelah beberapa tahun perkawinan, gempita cinta memudar. Ini juga siklus Alami yang terjadi pada SEMUA ikatan. 

Perlahan tapi pasti, panggilan telepon menjadi sangat mengganggu, sentuhan tidak selalu diterima, dan keistimewaan pasangan Anda, bukan lagi halyang manis,  bahkan.....membuat Anda gila!.

Gejala-gejala pada tahapan ini bervariasi dengan setiap hubungan, tetapi jika Anda Pikirkan tentang pernikahan Anda, Anda akan melihat perbedaan yang dramatis antara tahap awal ketika Anda jatuh cinta dan tahapan-tahapan selanjutnya yang mem-buram atau bahkan makin bergejolak(penuh amarah).

Pada titik ini, Anda dan/atau pasangan Anda mungkin mulai bertanya, "Apakah saya menikah dengan Orang yang tepat?". Dan, seperti halnya Anda, pasangan andapun mungkin mencoba merefleksikan euforia cinta yang pernah terjadi, dan bisa jadi...bisa mungkin...Anda mulai berkeinginan dengan orang lain....

Dan ketika pernikahanpun terpecah, banyak orang-orang menyalahkan pasangan mereka atas ketidakbahagiaan mereka. Pelampiasan datang dalam segala bentuk dan ukuran. Perselingkuhan adalah hal yang paling jelas!. Tetapi terkadang orang beralih ke pekerjaan, agama, hobi, pertemanannya, nonton TV berlebihan, atau zat kasar. Semua hal, untuk berlari dan menghindari perasaan terluka.

Tetapi jawaban atas dilema ini, tidak ada diluar pernikahan Anda. Itu terletak di dalamnya. Saya tidak mengatakan bahwa Anda tidak bisa jatuh cinta dengan orang lain. Anda tentu Bisa. Tapi, perasaan menjadi 'lebih baik' itu, hanya sementara aja loh. Anda akan berada dalam situasi yang sama beberapa tahun kemudian. 

Karena itu, coba untuk merenung hal ini :
KUNCI UNTUK PERNIKAHAN BUKANLAH MENEMUKAN KEBERHASILAN DENGAN ORANG YANG TEPAT, TAPI INI TENTANG BELAJAR MENCINTAI ORANG YANG KAU TEMUKAN.

Mempertahankan cinta bukanlah pengalaman pasif atau spontan. 'PERNAH' mencintai, akan  terjadi pada Anda. Tapi Anda tidak dapat "menemukan perasaan cinta" yang selamanya. Anda harus melakukan sesuatu untuk "membuat cinta tetap bekerja" hari demi hari.


Karena itu butuh waktu, usaha, dan energi. Anda harus tahu apa yang harus dilakukan agar rumah tangga berjalan. Jangan membuat kesalahan tentang itu. Karena Cinta....adalah TIDAK MISTERI. Ada Hal-hal spesifik yang bisa dilakukan (dengan atau tanpa pasangan anda) untuk sukses dengan pernikahan Anda.

Sama halnya dengan hukum alam pada ilmu fisika (seperti gravitasi), ada juga hukum untuk hubungan. Sama halnya dengan diet yang tepat dan Program latihan membuat fisik lebih kuat, beberapa kebiasaan dalam Hubungan Anda AKAN membuat pernikahan Anda lebih kuat. Efeknya, dapat dirasakan secara langsung. Jika Anda tahu dan mau menerapkan hukum-hukum itu, hasilnya dapat diprediksi. .. Anda dapat "membuat" cinta terus bekerja.
Karena, Cinta dalam pernikahan memang sebuah "keputusan" ... Bukan hanya soal perasaan!!.

LEGENDA MUSIK INDONESIA : DHIEMAS A.S.

Innalillahi wainnailahi roojiuun. Telah Berpulang salah satu pencipta lagu Hit Maker di era 90-an pada tgl. 26 July 2020 di Bandung. Tidak b...