Sabtu, 04 Februari 2012

Indrie Matrie: Cerita Inspirasi : Cinta Ibu

Indrie Matrie: Cerita Inspirasi : Cinta Ibu: Suatu malam, seorang anak kecil datang menghampiri ibunya yang sedang didapur saat sedang menyiapkan makan malam, dan menyerahka...

Cerita Inspirasi : Cinta Ibu




Suatu malam, seorang anak kecil datang menghampiri ibunya yang sedang didapur saat sedang menyiapkan makan malam, dan menyerahkan selembar kertas. Setelah ibunya mengeringkan tangannya pada celemek, ia membacanya, dan inilah yang dikatakan:
 
- Untuk memotong rumput : Rp. 3.000,-
- Untuk membersihkan kamar minggu ini : Rp. 5.000,-
- Untuk pergi ke warung : Rp. 500,-
- Menjaga adik waktu Ibu mencuci : Rp. 2.000,-
- Membuang sampah : Rp. 5000,-
- Mendapatkan nilai ulangan yang baik : Rp. 10.000,-
- Untuk membersihkan dan menyapu halaman: Rp. 3.000,-
   Jadi total : Rp. 28.500,-
 
Lalu sang Ibu menatap anaknya, tidak menyangka akan mendapat nota seperti itu. Sekilas bayangan kenangan terlintas dalam pikirannya. Kemudian, Dia mengambil pena, membalikkan kertas yang telah ditulisnya, dan ini adalah apa dia tulis :
 
- Untuk sembilan bulan ketika Ibu mengandung kamu : gratis!

- Untuk semua malam ketika Ibu menemani kamu, mengobati kamu dan mendoakan kamu : gratis!

- Untuk semua kesulitan, juga semua air mata yang disebabkan ulahmu selama ini : gratis!

- Untuk semua malam yang dipenuhi rasa takut dan cemas, waktu kamu terlambat pulang : gratis!

- Untuk mainan, makanan, pakaian, dan juga menyeka hidungmu : gratis!

- Seluruh biaya cinta Ibu pada kamu : Gratis!

Selesai membaca apa yang ditulis Ibunya, ada air mata di matanya. dan dia menatap langsung pada ibunya dan berkata, "Bu, aku juga sangat mencintaimu" Dan kemudian ia mengambil pena dan dalam huruf besar besar ia menulis: "DIBAYAR SEPENUHNYA".
   

  
Saran: JIKA ibumu masih hidup dan dekat denganmu, beri dia ciuman dan minta ampun padanya. Jika dia jauh, telponlah. Jika dia telah meninggal, berdoalah untuknya.






Love you, Ibu....

Rabu, 01 Februari 2012

Geliat Malam





Malam..
Bukankah sudah kumenyapamu sedari tadi
Jangan menatapku seperti aku bunga layu
Yang mengendus-ngendus memohon diberi wangi
Itu bukan aku yang kau kenal dulu

Malam..
Kenapa tak biarkan aku berlalu
Menahanku separuh enggan hanya tuk berbasa-basi
Cerca tersirat sinis tak laku
Aku tetap melaju

Malam..
Sudah..diam saja kau dipelupuk hari
Aku patuh pada hari dan esok pagi
Takkan kubiarkan kau menguasai sedihku
Bukan kau yang Raja..tapi hatiku yang Perkasa

Malam..
Hingga esok kembali datang...kita tetap berkawan
dan
Jangan usung keranda ciptaku,yang lalu kau tenggelamkan
Puisikupun takan sanggup kau penjarakan!

Sabtu, 28 Januari 2012

Indrie Matrie: Kenapa Wanita Tertarik oleh Pria Tinggi

Indrie Matrie: Kenapa Wanita Tertarik oleh Pria Tinggi: Kenapa Wanita Tertarik Pada Pria Tinggi Kaum hawa memang memiliki kecenderungan untuk memilih dan menyukai laki-laki yang ...

Indrie Matrie: Rata-rata Pemikiran laki2

Indrie Matrie: Rata-rata Pemikiran laki2: pemikiran 1 Ketika kita lahir , ibu kita mendapatkan pujian dan bunga-bunga . Ketika kita menikah , menjadi pengantin mendapatk...

Indrie Matrie: TUHAN TIDAK PERNAH SALAH

Indrie Matrie: TUHAN TIDAK PERNAH SALAH: Malaikat kematian mendatangi seorang pria dan berkata : "Teman, hari itu telah tiba. Inilah saatnya! " Pria : " Tapi aku ...

TUHAN TIDAK PERNAH SALAH





Malaikat kematian mendatangi seorang pria dan berkata : "Teman, hari itu telah tiba. Inilah saatnya!"
 
Pria :  "Tapi aku belum siap!".
 
Kemudian Malaikat kematian berkata, "Yah... namamu ada dalam daftar berikutnya".
 
Pria : "Baiklah kalo begitu. Tapi maukah kau duduk sebentar dan kita makan dulu sebelum kita pergi?".
 
Kemudian Malaikat kematianpun berkata, "Baiklah ..".
 
Tanpa sepengetahuan Malaikat kematian, Pria itu memberikan beberapa pil tidur ke dalam makanannya. Maka selesai makan, iapun langsung tertidur nyenyak sekali.
 
Pria itu mengambil daftar dari saku Malaikat kematian. Lalu segera dia menghapus namanya dari daftar teratas dan menulis namanya kembali ke bagian bawah daftar.
 
Ketika Malaikat kematian terbangun, ia berkata kepada pria itu, :
"Karena kamu telah begitu baik padaku, maka aku akan mulai bekerja dari daftar yang paling bawah saja!"



LEGENDA MUSIK INDONESIA : DHIEMAS A.S.

Innalillahi wainnailahi roojiuun. Telah Berpulang salah satu pencipta lagu Hit Maker di era 90-an pada tgl. 26 July 2020 di Bandung. Tidak b...