Seorang raja yang tidak percaya akan kebaikan Tuhan. Dia mempunyai
seorang pelayan yang setia, yang selalu mengingatkan sang Raja pada
segala situasi : Rajaku,, jangan berkecil hati, karena segala sesuatu
tidak sempurna, tapi Allah tidak pernah salah!
Suatu hari, mereka pergi berburu dan diperjalanan seekor binatang
buas menyerang raja. Sang Pelayan berhasil membunuh binatang, tapi tidak
bisa mencegah dan menyelamatkan Sang Raja yang kehilangan jari.
Marah dan tanpa menunjukkan rasa terima kasihnya karena
diselamatkan, Raja berkata "Apakah Tuhan baik? Jika Dia baik, saya
tidak akan diserang dan kehilangan jari saya."
Pelayan itu menjawab : Rajaku,, jangan berkecil hati, karena segala sesuatu tidak sempurna, tapi Allah tidak pernah salah!
Marah dengan respon pelayan itu, lalu raja memerintahkan penangkapan untuk pelayan itu.
Kemudian, Sang Rajapun melanjutkan pemburuannya. Tapi ditengah
hutan, Raja ditangkap oleh orang2 kanibal yang selalu mengorbankan
manusia untuk dewa mereka.
Di altar, Raja disiapkan untuk dikorbankan. Sebelum melakukan
penyembahan pengorbanan, orang-orang liar memeriksa tubuh sang Raja dan
menemukan satu jarinya yang sudah putus. Karena alasan itulah, akhirnya
sang Rajapun dibebaskan. Menurut mereka, tidak begitu lengkap dan bukan
manusia sempurnauntuk ditawarkan kepada para dewa.
Setelah kembali ke istana, ia membebaskan pelayannya dan sangat berterima kasih.
"Pelayanku, Allah benar-benar baik kepada saya, saya hampir tewas
oleh orang-orang liar dihutan, tapi karena tidak ada jari, aku
dilepaskan dan dibebaskan. Tapi saya punya pertanyaan:!! Jika Tuhan
begitu baik, mengapa dia memungkinkan saya untuk menempatkan Anda di
penjara? "
"Rajaku, jika saya pergi dengan Anda dalam perburuan ini, sayalah
yang mungkin telah dikorbankan mengganti Anda, karena saya tidak
memiliki jari yang hilang, karena itu, Allah Maha sempurna, Dia tidak
pernah salah.."
Blog ini aku khususkan untuk memuat koleksi puisi-puisiku,lagu2 yang aku ciptakan sendiri maupun yang aku cover, article2 yang ingin kubagi, atau sekelumit cerita keseharian yang mudah2an bisa diambil manfaatnya....
Minggu, 24 Juni 2012
Puisi : Khianat!
"Khianat!"
Kukira aku mengenalku
bahwa percaya yang kumiliki sama dengan yang kau miliki
bahwa tawa yang pecah dalam butiran tulusku,
sama dengan tawa tanpa bulusmu
bahwa mengertiku akan dirimu,
sama dengan mengertimu pada perjalananku
bahwa rumah yang kita huni,
sama hangat dengan selimutku
bahwa air sejuk yang kita teguk,
sama sejuk dengan pelukanmu
tapi aku lalai dalam lena
aku harus cukup mengenal diriku dulu
sebelum benar benar mengenalmu...
Kukira aku mengenalku
bahwa percaya yang kumiliki sama dengan yang kau miliki
bahwa tawa yang pecah dalam butiran tulusku,
sama dengan tawa tanpa bulusmu
bahwa mengertiku akan dirimu,
sama dengan mengertimu pada perjalananku
bahwa rumah yang kita huni,
sama hangat dengan selimutku
bahwa air sejuk yang kita teguk,
sama sejuk dengan pelukanmu
tapi aku lalai dalam lena
aku harus cukup mengenal diriku dulu
sebelum benar benar mengenalmu...
Puisi Religi : Relung Renung (1)
Relung Renung(1)
Hari menua..
Separuh raga renta
Kisah berjelaga
Buku dibuka
Ribuan cerita senja
menguap tak terbaca
Usia karma
Dijalan tanpa nama
Terkapar nista
Hidup mencari
tak tahu yang dicari
tersia-sia
Jauh berjalan
Tak sampai yang dituju
dikukung napsu
Musafir lalu
Kembara jauh padu
tersangkut hayati
Akhir Usia
Kenakan buku diri
siap dineraca
Rukun Sujudku
Kepala liar beterbangan
Mencari jawab
berharap genggam
menuntun jalan pulang
Rumah Abadi
Malam Kepagian
Siang menggamit petang
Dosa betebaran
Lubuk terpuruk
Junjung harap dilangit
Ampunan Ilahi...
Ya Allah......Ya Rabbi.........
Puisi : Entah...kamu dimana?
Aku tersesat mencarimu..
Disetiap serenada dan denting dawai
entah, nada mana kali ini kau sembunyi
kecurangan? kegalauan? Atau mungkin jatuh cinta?.....(lagi?)
Rupanya, aku tlah berubah
demikian dirimu
Seperti lapisan tanah berbatu berpasir bercadas
Lalu didasarnya mengalir anak sungai
Tampaknya aku benarbenar kehilanganmu
Tak ada abjad terbaca
Nadanada sepi kehilangan suara
entah....kamu dimana....
Langganan:
Komentar (Atom)
LEGENDA MUSIK INDONESIA : DHIEMAS A.S.
Innalillahi wainnailahi roojiuun. Telah Berpulang salah satu pencipta lagu Hit Maker di era 90-an pada tgl. 26 July 2020 di Bandung. Tidak b...
-
MyDearBlog: " Bulan Terang Yang Menangis...." : Satu hurup hijaiyahpun tak mengenalmu Kau tak tenar di satu ayatpun, aku bisa mak...
-
Ujian, bagi sebagian besar pelajar adalah malam yang panjang, hari yang melelahkan dan pikiran yang menyakitkan adalah apa yang anak-anak ...
-
Indrie Matrie: Vitamin "F" : Vitamin "F " Mengapa saya memiliki banyak teman yang kesemuanya berbeda karakter? ...