Aku bergelayutan di temali getas rencanamu
Seolah angin buritan menengadah dan hembuskan amarahnya
Separuh perjalananku adalah menikmati ketersesatan
Meniadakanku, melebur dengan kepanaan
Tapi jangan sekarang..Apa lewat dirimu kuterima karmaku?
Pada petak-petak hatiku,
telah kusediakan tempat untuk kau sakiti,
untuk kau rejami,
juga untuk kita saling berbagi..
( kemana perginya keintiman kita? )
Pada petak-petak pikiranku,
Telah kukapling rencana bahagiaku,
bersanding denganmu hingga tempat nanti jadi pusara
Kini,Aku masih menata harap ditiap datang matahari
Temuka jawaban dari doa-doa malam yang dilumuri derai
Kusumpal tiap jalur sesatku jadi jalan penghubung
Dirimu dan kehidupan kitalah yang jadi jembatannya
lalu,
seonggok hatikupun terkoyak-koyak
remahnya tercecer jadi kisah harga diri yang telanjang
aroma bangkai terendus ditiap jejaknya...
Aku tersangkut pada takdir yang mengikat kita
Ini kenyataan yang paling hakiki..
Tak ada lagi tanya untuk sebuah 'Takdir"
Aku bagian takdirmu,kaupun bagian takdirku
Bungkam ceracau sedih,keluh, marah atau kecewamu
Baringkan tanyamu di sejadah yang kau bingkai pigura dinding kamar tamumu...
Aku takdirmu, tapi aku bukan milikmu.....
CREATED BY INDRIE MATRIE

Tidak ada komentar:
Posting Komentar